Friday, June 15, 2012

Kuba Gol, Persaingan Grup A Tetap Terbuka

Kiper Rusia, Vyacheslav Malafeev, gagal menghalau tembakan akurat gelandang Polandia, Jakub Blaszczykowski (tak tampak), pada pertandingan kedua Grup A Piala Eropa 2012, di Stadion Nasional Warsawa, Selasa (12/6/2012).

WARSAWA, KOMPAS.com - Polandia dan Rusia bermain imbang 1-1 pada pertandingan kedua Grup A, di Stadion Nasional Warsawa, Selasa (12/6/2012). Dengan hasil tersebut, Polandia duduk di tempat ketiga dengan dua poin, kalah satu angka dari Ceko di tempat kedua dan dua angka dari Rusia. Semua tim sama-sama masih menyisakan satu pertandingan.

Rusia unggul lebih dulu melalui Alan Dzagoev pada menit ke-37. Dalam kawalan sejumlah pemain lawan di kotak penalti, ia  membelokkan dengan pundak kanannya bola kiriman Andrei Arshavin ke sudut kiri atas gawang.

Pada menit ke-57, Polandia menyamakan kedudukan melalui Jakub "Kuba" Blaszczykowski. Dari tengah kotak penalti, ia melepaskan tendangan kaki kiri, yang membuat bola kiriman Ludovic Obraniak masuk sudut kanan atas gawang Rusia.

Rusia bermain agresif dan mendominasi permainan sejak awal. Namun, pada momen-momen krusial, mereka melakukan kesalahan umpan dan koordinasi, sehingga serangan tak tuntas dengan eksekusi akurat.

Pada menit ke-15, misalnya, Roman Shirokov mengirim umpan kepada Alexander Kerzhakov. Namun, Kerzhakov tidak siap, sehingga bola bisa dikuasai Przemyslaw Tyton.

Polandia sendiri bukannya tanpa perlawanan. Sejumlah serangan mereka berakhir dengan eksekusi, yang gagal membuahkan gol karena performa kiper Vyacheslav Malafeev.

Pada menit ketujuh, misalnya, Ludovic Obraniak melepaskan tembakan keras, yang dibendung Malafeev. Pada menit ke-40, giliran Kuba yang melihat bola hasil tembakannya dikandaskan Malafeev.

Pada awal babak kedua, Polandia mengambil inisiatif menyerang yang berujung tembakan dari Robert Lewandowski dan Damien Perquis. Namun, tak satu pun usaha mereka menyusahkan Malafeev.

Setelah tembakan Lewandowski pada menit ke-50 diantisipasi Malafeev, Rusia membalas dengan tembakan dari Arshavin, yang meleset dari sasaran.

Pada menit ke-68, Dzagoev hampir kembali masuk daftar pencetak gol. Tembakannya kali ini gagal bersarang di gawang lawan karena aksi penyelamatan Tyton. Polandia membalas itu dengan tembakan Eugen Polanski pada menit ke-69, yang kandas di tangan Malafeev.

Setelahnya, kedua kubu mempertahankan intensitas serangan. Namun, hal itu dibarengi dengan perbaikan koordinasi lini belakang, sehingga alur serangan kedua kubu banyak kandas di tengah jalan. Skor 1-1 pun bertahan, sampai peluit berbunyi panjang.

Susunan pemain
Polandia:
22-Przemyslaw Tyton, 15-Damien Perquis, 13-Marcin Wasilewski, 2-Sebastian Boenisch, 20-Lukasz Piszczek, 5-Dariusz Dudka (18-Adrian Mierzejewski 73), 7-Eugen Polanski (6-Adam Matuschyk 85), 10-Ludovic Obraniak (23-Pawel Brozek 90), 16-Jakub "Kuba" Blaszczykowski, 9-Robert Lewandowski, 11-Rafal Murawski

Rusia: 16-Vyacheslav Malafeev, 4-Sergei Ignashevich, 12-Alexei Berezutsky, 5-Yuri Zhirkov, 2-Alexander Anyukov, 7-Igor Denisov, 8-Konstantin Zyryanov, 6-Roman Shirokov, 10-Andrei Arshavin, 11-Alexander Kerzhakov (14-Roman Pavlyuchenko 70), 17-Alan Dzagoev (9-Marat Izmailov  80)

Wasit: Wolfgang Stark


View the original article here

Beria Terakhir dan Fakta Unik Rusia

Suporter Rusia menggelar bendera raksasa di Stadion Nasional Warsawa, Selasa (12/6/2012), jelang laga melawan tuan rumah Polandia.

WARSAWA, KOMPAS.com - Berikut adalah fakta unik dan berita terakhir seputar tim Rusia di Euro 2012.

* Rusia tak terkalahkan dalam 15 pertandingan dengan memenangi delapan laga di antaranya. Kekalahan terakhir diderita saat dilipat Iran 0-1 pada 9 Februari 2011.

* Rusia hanya kebobolan tiga gol dalam 12 partai terakhirnya.

* Roman Shirokov sudah mencetak tiga gol dalam dua laga terakhirnya bersama Rusia.

* Alan Dzagoev --pencetak dua gol ke gawang Republik Ceko-- berangkat ke Euro 2012 dengan performa terburuk sepanjang kariernya di Liga Rusia. Ia hanya mencetak lima gol dalam 31 partai liga CSKA Moskwa.

* Igor Akinfeev tampil saat meladeni Lithuania pada 29 Mei. Itu adalah penampilan perdananya sejak 10 Agustus 2011. Akinfeev harus absen 7,5 bulan akibat cedera lutut.

* Bek Roman Shishkin (cedera perut) dan Vasili Berezutski (cedera pinggang) dicoret dari skuad Euro 2012.


View the original article here

Van Marwijk: Belanda Punya Cara Tundukkan Jerman

Pelatih Belanda, Bert van Marwijk, memberi anak didiknya instruksi, pada sesi latihan, di Metalist Stadium, Selasa (12/6/2012).

KHARKIV, KOMPAS.com - Pelatih Belanda, Bert van Marwijk, mengaku punya cara untuk mengalahkan Jerman, pada laga kedua Grup B Piala Eropa 2012, di Metalist Stadium, Kharkiv, Rabu (13/6/2012), tetapi menolak mengungkapkannya.

"Kami tengah menyiapkan diri menghadapi salah satu pertandingan terpenting dalam beberapa tahun terakhir. Bagaimana mengalahkan mereka? Saya tak akan mengatakannya kepada Anda, karena saya hanya akan mengatakan itu kepada tim saya," ujar Van Marwijk.

"Jerman sangat kuat, tetapi kami juga bisa mengalahkan mereka. Bagaimana kami melakukannya, saya tak akan mengatakan itu kepada Anda sekarang," lanjutnya.

Belanda saat ini ada peringkat ketiga klasemen dengan poin nol, sama dengan Portugal di tempat keempat. Mereka kalah tiga angka dari Denmark dan Jerman di dua besar. Dengan begitu, untuk menjaga peluang lolos, mereka tak punya pilihan selain menang atas Jerman.


View the original article here

"Beruang Merah" Masih Dibayangi Sejarah Lama

Bek Rusia Sergey Ignashevich (kiri) berjibaku dengan bek Polandia Marcin Wasilewski (kedua dari kanan) dalam pertandingan kedua Grup A di Stadion Nasional Warsawa, Selasa (12/6/2012).

WARSAWA, KOMPAS.com - Dua mimpi buruk Rusia tak juga sirna ketika menghadapi Polandia. Hasil imbang seolah sudah mereka tapaki 46 tahun sebelumnya.

* Rusia/ Uni Soviet tak pernah memulai Piala Dunia atau Piala Eropa dengan dua kemenangan pertama sejak Piala Dunia 1966. Saat itu mereka menang empat laga awal.

* Rusia/ Uni Soviet tak pernah menang atas tuan rumah Piala Dunia atau Piala Eropa. Rekornya: dua kali imbang dan lima kali kalah.

* Sejak penyisihan grup diperkenalkan pada Euro 1984, terdapat sembilan tim yang gagal lolos ke fase selanjutnya meski menang di partai pembuka.

* Sembilan dari 25 gol yang tercipta di Euro 2012 dicetak melalui sundulan. Berapa yang diciptakan dari sepakan luar kotak penalti? Hanya dua, masing-masing kreasi Samir Nasri (Perancis) dan Petr Jiracek (Republik Ceko).

* Rusia mengantongi 10 clean sheet dalam 16 pertandingan terakhirnya. Dalam semua laga itu "Tim Beruang Merah" tak pernah kalah.

* Jakub Blaszczykowski juga mencetak gol ketika Polandia terakhir beruji coba melawan Rusia di Moskwa pada Agustus 2007. Pertandingan berakhir imbang 2-2.


View the original article here

Thursday, June 14, 2012

Advocaat: Gol Kuba Indah

Pelatih tim nasional Rusia, Dick Advocaat, pada pertandingan kedua Grup A Piala Eropa 2012, di Stadion Nasional Warsawa, Selasa (12/6/2012).

WARSAWA, KOMPAS.com - Pelatih Rusia, Dick Advocaat, menilai cukup bagus hasil imbang 1-1 yang diraih timnya saat melawan Polandia, di Stadion Nasional Warsawa, Selasa (12/6/2012), mengingat Polandia berstatus tuan rumah. Ia juga menyebut pencetak gol Polandia, Jakub "Kuba" Blaszczykowski, layak disebut pemain terbaik laga tersebut.

Rusia unggul lebih dulu melalui Alan Dzagoev pada menit ke-37. Di tengah kawalan pemain lawan, ia mengirim umpan Andrei Arshavin masuk sudut kiri atas gawang dengan pundak kanannya.

20 menit kemudian, Kuba membawa Polandia menyamakan kedudukan. Dengan kaki kiri, ia melesatkan bola dari tengah kotak penalti, ke sudut kanan atas gawang.

Menurut catatan UEFA, sepanjang laga Rusia menguasai bola sebanyak 57 persen dan menciptakan tiga peluang emas dari tujuh usaha. Adapun Polandia melepaskan sembilan tembakan akurat dari 15 percobaan. Meski begitu, Advocaat menilai timnya bermain lebih baik dari Polandia.

"Rusia bermain lebih baik dan Igor Denisov bermain sangat baik. Namun, ketika Anda mencetak gol seperti (gol Kuba), Anda pasti adalah pemain yang bagus. Itu gol yang indah. Mungkin, ia adalah pemain terbaik pertandingan tadi, tetapi bagi kami, pemain terbaik adalah Denisov," ujar Advocaat.

"Saya pikir, Rusia bermain lebih baik ketimbang Polandia, hari ini. Namun, tadi itu adalah pertandingan yang sangat bagus dan kami bermain sangat baik. Hasil (1-1) cukup bagus karena (Polandia) didukung 40.000 orang dan itu adalah keuntungan besar."

"Pada laga pertama (melawan Ceko, 8 Juni lalu), kami menang 4-1, tetapi laga (melawan Polandia) ini seperti laga tandang dan Anda hanya mengakui bahwa gol (Kuba) indah."

"Jika objektif, Anda akan mengatakan kedua tim bekerja keras, tetapi penguasaan bola Rusia lebih baik dan menciptakan peluang. Namun, Anda harus memberikan pujian kepada kedua tim untuk cara mereka bermain," tuturnya.

Dengan hasil imbang itu, Rusia menguasai klasemen dengan empat poin, atau unggul satu angka dari pesaing terdekat, Ceko. Pada laga terakhir, sementara Rusia akan bertemu Yunani, Ceko akan bertemu Polandia, 16 Juni mendatang.


View the original article here

Susunan Pemain Polandia Vs Rusia

Suporter Rusia berdansa sebelum laga Euro 2012 antara Rusia melawan Republik Ceko di Stadion Municipal, Wroclaw, Polandia, Jumat (8/6/2012).

WARSAWA, KOMPAS.com - Berniat untuk memastikan tempat di perempat final, Rusia menurunkan skuad terbaiknya saat melawan tuan rumah Polandia, dalam lanjutan penyisihan Grup A di National Stadium Warsaw, Polandia, Selasa atau Rabu (13/6/2012) dini hari WIB.

Alan Dzagoev dan Andrei Arshavin masih akan jadi andalan di lini depan Rusia. Kedua penyerang berbahaya itu akan disokong oleh kombinasi Roman Shirokov dan Konstantin Zyryanov di lini tengah.

Sementara, Polandia, Robert Lewandowski diharapkan dapat menggempur pertahanan Rusia. Di lapangan tengah, Eugen Polanski dan Ludovic Obraniak masih jadi andalan. Berikut susunan lengkap pemain kedua tim yang akan bertanding beberapa saat lagi seperti dilansir UEFA:

Susunan Pemain:
Polandia: 22-Przemyslaw Tyton, 15-Damien Perquis, 13-Marcin Wasilewski, 2-Sebastian Boenisch, 20-Lukasz Piszczek, 5-Dariusz Dudka, 7-Eugen Polanski, 10-Ludovic Obraniak, 16-Jakub Blaszczykowski, 9-Robert Lewandowski, 11-Rafal Murawski.

Cadangan: 3-Grzegorz Wojtkowiak, 14-Jakub Wawrzyniak, 21-Kamil Grosicki, 23-Pawel Brozek, 6-Adam Matuschyk, 18-Adrian Mierzejewski, 8-Maciej Rybus, 17-Artur Sobiech, 4-Marcin Kaminski, 12-Grzegorz Sandomierski, 19-Rafal Wolski.

Rusia: 16-Vyacheslav Malafeev, 4-Sergei Ignashevich, 12-Alexei Berezutsky, 5-Yuri Zhirkov, 2-Alexander Anyukov, 7-Igor Denisov, 8-Konstantin Zyryanov, 6-Roman Shirokov, 10-Andrei Arshavin, 11-Alexander Kerzhakov 17-Alan Dzagoev.

Cadangan: 14-Roman Pavlyuchenko, 1-Igor Akinfeev, 3-Roman Sharonov, 13-Anton Shunin, 19-Vladimir Granat, 9-Marat Izmailov, 20-Pavel Pogrebnyak, 23-Igor Semshov, 15-Dmitriy Kombarov, 22-Denis Glushakov, 21-Kirill Nababkin, 18-Alexander Kokorin.


View the original article here

MU Gaet "Rising Star" Inggris

Pemain muda asal klub League One (kasta ketiga Premier League) Crewe Alexandra FC, Nick Powell (kanan), kini resmi menjadi milik Manchester United.

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manchester United resmi merekrut Nick Powell, pemain muda asal klub League One --divisi ketiga Liga Inggris-- Crewe Alexandra. Pemain berusia 18 tahun itu menyepakati kontrak berdurasi empat tahun hingga 2016.

Seperti dilansir situs resmi klub, Powell sudah lolos tes kesehatan oleh tim dokter "Setan Merah". Penggawa Inggris U-18 tersebut akan mulai berlatih di Old Trafford pada 1 Juli mendatang.

"Kami sudah memantau Nick sejak beberapa bulan yang lalu. Dia adalah talenta yang luar biasa dan bermain bagus di Crewe. Saya senang dia memilih MU, meski ada tawaran lainnya. Kami tidak sabar untuk bekerja bersama," ujar pelatih MU Sir Alex Ferguson.

Adapun, Powell sendiri mengaku senang mengenai kesepakatan transfer tersebut. Meski belum dapat kepastian apakah dirinya mendapat tempat di tim utama, Powell mengaku tidak sabar untuk melanjutkan kariernya bersama MU musim depan.

"Seperti mimpi yang jadi kenyataan. Aku mempunyai masa indah bersama Crewe dan aku ingin berterima kasih kepada mereka yang telah membantuku berkembang selama 13 tahun ini," kata Powell

"Aku sangat senang bisa melanjutkan karierku bersama Sir Alex dan pemain kelas dunia di tim. Musim depan akan menarik, dan aku tidak sabar untuk memulainya," lanjutnya.

Powell adalah pemain kedua yang didatangkan "Setan Merah" di musim panas ini. Sebelumnya, MU telah mendatangkan bintang Borrusia Dortmund asal Jepang, Shinji Kagawa, beberapa waktu lalu.


View the original article here